Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 26 Juni 2015

Jembatan Suramadu dimalam hari

 

California ?
Bukan!
Ini jembatan suramadu
Jembatan Nasional Suramadu adalah jembatan yang melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura (di Bangkalan, tepatnya timur Kamal), Indonesia. Dengan panjang 5.438 m, jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini. Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang (causeway), jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge). .
 

Pemandangan malam hari Jembatan Suramadu memang indah. Anda bisa saksikan jembatan yang dalam konstruksinya terdiri dari tiga bagian (jalan layang, jembatan penghubung, jembatan utama) itu membentang menghubungkan dua pulau yang bertetangga, Jawa dan Madura. Memotret Jembatan Suramadu di malam hari lebih asyik karena cahaya lampu jembatan itu menampilkan keindahan tersendiri. Lampu-lampu yang berada di menara jembatan menghasilkan kombinasi warna yang sedap dipandang mata. Warna dari lampu-lampu tersebut berubah-ubah sehingga membuat membuat suasana menjadi menarik.
Meski Suramadu sangat indah dipotret pada malam hari, bukan berarti di siang hari Jembatan Suramadu tak asyik untuk dipotret. Jembatan ini akan menampilkan sosoknya yang gagah di siang hari. Membentang sepanjang 5.438 meter, jembatan raksasa ini menjadi pintu penghubung Surabaya dan daerah Kamal di Madura.
Tak hanya memotret, keasyikan akan bertambah saat Anda melintas di atas jembatan ini. Anda bisa memandangi selat madura dari atas Jembatan Suramadu ini. Lautan ada di kanan-kiri Anda dan Anda lewat di atasnya. Rasanya seperti terbang di atas laut. Tolehkan kembali kepala Anda ke arah Surabaya, Anda bisa lihat patung Jalesveva Jayamahe dan kawasan Pantai Kenjeran. Di lautan, Anda terkadang juga bisa saksikan kapal yang sedang berlayar.
Jembatan Suramadu yang indah dan gagah ini mulai dibangun pada tahun 2003 dan rampung pada 2009. Biaya yang dihabiskan untuk membangun jembatan yang diresmikan pada 10 Juni 2009 ini diperkirakan mencapai Rp 4,5 triliun.
Secara konstruksi, jembatan ini terdiri dari tiga bagian. Pertama adalah jalan layang yang berada di sisi masing-masing pulau. Jalan layang dari Surabaya panjangnya sekitar 1.458 meter dan dari sisi Madura panjang jalan layang Suramadu ini adalah 1.818 meter. Setelah jalan layang, disambung dengan jembatan penghubung yang masing-masing panjangnya sekitar 627 meter. Dan terakhir adalah jembatan utama yang berada di tengah-tengah Jembatan Suramadu ini. bagian jembatan utama ini terdiri dari tiga bagian yaitu dua bentang samping yang panjangnya 192 meter dan satu bentang utama yang panjangnya 434 meter.
Rute Menuju Suramadu
Untuk mencapai Jembatan Suramadu, jika Anda datang dari Terminal Bungurasih, naiklah bis yang menuju Madura. Dan mintalah untuk turun sebelum tol jika Anda ingin melihat Jembatan Suramadu dari sisi Surabaya. Namun lebih baik lagi jika Anda terus naik bis sehingga bisa langsung ke sisi jembatan di Madura. Tak lama, paling sekitar 10 menit, bis tersebut sudah sampai di Kamal.
Kendaraan roda empat memiliki jalur sendiri, terpisah dengan jalur untuk kendaraan roda dua. Lebar jembatan ini sekitar 30 kilometer dengan empat buah lajur dua arah yang lebarnya 3,5 meter dan ada dua lajur darurat yang lebarnya 2,75 meter.
Bagi kendaraan yang ingin melintas jembatan ini dikenakan retribusi. Tarifnya sekali jalan tiga ribu rupiah untuk kendaraan roda dua dan 30 ribu rupiah untuk mobil. Saat berada di atas jembatan ini, menurut aturannya kendaraan tak boleh berhenti. Jadi Anda hanya bisa memotret dari dalam kendaraan. Namun praktiknya ada saja kendaraan yang berhenti sejenak untuk memotret dari atas jembatan ini.
Sangat penting juga saat Anda berada di atas jembatan ini untuk berhati-hati. Sebab angin yang berhembus cukup kencang. Ikutilah rambu-rambu yang terpasang di atas jembatan.
Saat lewat jembatan ini, anda juga akan melintasi menara kembar yang berada di tengah jembatan. Tinggi menara tersebut sekitar 140 meter dan berfungsi untuk menopang jembatan utama. Di bawah menara ini, kolong jembatannya juga dibuat lebih tinggi yaitu sekitar 35 meter di atas permukaan laut. Itu dimaksudkan agar kapal laut dapat melewati kolong jembatan ini dengan mudah.
Naik Kapal
Cara lain untuk menikmati keindahan Suramadu adalah dengan naik kapal atau menyewa perahu. Jika Anda memilih naik kapal, Anda bisa naik dari Pelabuhan Tanjung Perak. Sementara, untuk persewaaan perahu, bisa Anda temukan di dekat kaki jembatan Suramadu di sisi Surabaya maupun Madura.
Di antara pilihan naik kapal atau perahu, jika Anda ingin melihat jembatan Suramadu dari jarak dekat, pilihlah naik perahu. Perahu itu akan membawa Anda ke dekat jembatan dan bahkan melewati kolong jembatan ini. Sedangkan naik kapal jika Anda ingin melihat jembatan ini dari jarak yang agak jauh. Jangan khawatir juga soal ombak, sebab dari dulu, selat madura ini terkenal dengan lautnya yang tenang.
Makan Sea Food
Puas melintasi Jembatan Suramadu, sebelum balik ke Surabaya, saatnya isi perut Anda yang sudah keroncongan. Tak jauh dari jembatan ini, Anda bisa dapati berbagai warung makanan yang menawarkan berbagai masakan. Ada soto madura dan favoritnya tentu sea food. Anda bisa pilih makan cumi-cumi, kepiting, kakap, gurami, atau yang lainnya. Pasti sedap menikmati makanan laut sambil menikmati pemandangan Jembatan Suramadu yang terlihat jelas dari tempat makan ini.
Selain makan, Anda bisa cari souvenir khas madura, seperti kaos, gantungan kunci celurit, pakaian khas Madura, dan tutup kepala khas madura

enjoy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About